Riset kesehatan menemukan
kandungan air yang tinggi hingga 90% membuat mentimun memiliki efek
memperlancar buang air kecil, membantu menghilangkan dan menetralkantoksin (racun), serta membantu
menggelontorkan bakteri-bakteri disepanjang usus dan dinding kandung kemih.
Kandungan
air dan mineral kalium dalam timun juga mengeluarkan kelebihan asam urat dan
sisa metabolisme melalui ginjal.Cara penyajian yaitu dengan makan buah segar
setiap hari kurang lebih 400 gr sehari dua kali. Selain memakannya secara
langsung juga dapat disajikan dalam bentuk lain yaitu dengan cara dijuz atau
diparut.
Jus
mentimun bersifat mendinginkan badan dan menurunkan panas pada saat demam. Juga
menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, serta menyehatkan saluran
pencernaan.
Ia
juga merupakan peluruh kencing yang baik, sementara irisan mentimun yang
dikompreskan pada kelopak mata saat terpejam, dapat menghilangkan noda hitam
pada kantung mata akibat kurang tidur.
Masker
wajah dengan mentimun yang dihaluskan merupakan ramuan alami untuk meremajakan
sel-sel kulit wajah agar tetap awet muda dan mencegah keriput. Sementara bila
secara teratur dioleskan/dibalurkan pada pangkal paha atau bagian pantat, bisa
berkhasiat menghilangkan selulit.
Jus
mentimun juga bisa sebagai obat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Jus mentimun mengandung hormon yang dibutuhkan oleh sel-sel pankreas untuk
memproduksi insulin. Para peneliti juga menemukan bahwa beberapa senyawa yang disebut
sterol dalam mentimun dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar